Minggu, 16 November 2008

Mengapa Aku Berkeluh Kesah?

Kenapa sih aku ga cantik...
Kenapa sih aku ga tinggi...
Kenapa sih aku ga terlahir dari orang kaya...
Kenapa sih susah banget cari kerja...
Kenapa sih gajiku segini aja...
Kenapa sih aku belum nikah...
Kenapa sih aku belum dikaruniai anak...
Kenapa anaku bandel-bandel...
Kenapa aku menderita di masa tuaku...
dan seterusnya ...

Inilah potret hari-hari kita yang dihiasi keluhan-keluhan (zie termasuk yg sering begini masih banyak khilafnya) ...
Seolah-olah nikmat yang sudah Allah anugerahkan ke kita itu ga nampak malah bahkan terlupakan di list ingatan kita...

Ada materi yang bagus yang zie dapat dari Hikmah Pagi TVRI 9 Nov 08 tentang "LEZATNYA HIDUP KARENA SEMPURNANYA SYUKUR".

Sering kita tidak bisa merasakan kelezatan hidup karena tabiat keluh kesah kita, sehingga nikmat yang begitu banyak tidak terlihat dan tidak bisa kita rasakan sampai ke hati. Dan syukur yang biasa kita lakukan pun hanya kita lakukan saat kita mendapatkan hasil yang kita harapkan. Dan ironisnya lagi saat nikmat-nikmat itu hadir semakin bertambah pula ketidakpuasan kita, mau lagi mau lagi yang lebih. Dasar manusia ga ada habis-habisnya keinginannya.

Sementara saat hasil itu tidak sesuai harapan tetap aja kita bersedih, berkeluh kesah lagi dan ujung-ujungnya bisa jadi menyalahkan Allah SWT, orang lain dan diri kita sendiri. Padahal bisa jadi jika kita bisa "bersabar dan mencoba mensyukuri setiap proses" yang sudah kita jalani pasti kita akan mudah mengambil hikmahnya ... dan senyumpun bisa mengembang di bibir kita ... karena ternyata Allah SWT memberikan yang terbaik untuk kita dengan memberikan sesuatu sesuai keperluan kita dan hadir saat kita siap menerimanya. Ayo coba kita syukuri satu-satu dari beberapa proses hidup kita.

1. syukur akan kehadiran kita di dunia apapun bentuk fisik kita

-coba saja kalau ibu kita tidak menghendaki kelahiran kita
-coba saja kalau kita lahir kemudian Bapak Ibu kita sudah tiada
-coba saja kalau kita lahir dari keluarga broken home
-coba saja kalau kita lahir tidak sempurna (buta, tuli, dan cacat fisik lainnya)
-coba saja kalau kita lahir sempurna tapi kita membawa penyakit bawaan seperti diabetes dll
-coba saja kalau fisik kita sempurna tapi otak kita tidak sempurna
-coba saja kalau fisik dan otak kita sempurna tapi kita terlahir di lingkungan yang tidak baik
-coba saja kalau semuanya sempurna : kita lahir dari orang tua kaya, kita cantik dan cakep, pintar tapi kita menjadi orang sombong yang tidak disukai orang

2. syukur akan kasih sayang orang tua kita

-Ibu kita sudah mengandung 9 bulan dengan susah payah
-Ortu kita sudah memberi kita nama yang baik
-Ortu kita sudah berusaha merawat kita dengan mengerahkan seluruh kemampuannya dari dalam kandungan hingga kita dewasa tidak berhenti merepotkannya
-Ortu kita sudah berdoa untuk kita tanpa kita tahu
-Ortu kita sudah memaafkan setiap kesalahan kita kepadanya sebelum kita memintanya

3. syukur akan pendidikan kita

-coba lihat disana saudara-saudara kita yang putus sekolah karena tidak ada biaya
-coba lihat disana adek-adek kita yang harus mengais rupiah dijalan-jalan dengan pakaian dan makanan seadanya, bahkan sering mereka "dijahati" oknum-oknum yang tidak bertanggung jawab
-coba lihat disana saudara-saudara kita yang sekolah dengan fasilitas seadanya karena bencana, sekolahannya rusak dan tidak ada biaya untuk membeli buku dan kelengkapan sekolah lainnya
-coba lihat disana saudara-saudara kita yang negaranya masih dalam perang, jangankan sekolah tempat tinggal pun tak aman

4.syukur akan pekerjaan kita

-coba lihat disana saudara-saudara kita yang masih hidup dibawah garis kemiskinan, jangankan tempat tinggal untuk sesuap nasi saja mereka masih harus mengais dari tempat sampah
-coba lihat disana saudara-saudara kita yang masih menganggur karena sedikitnya lapangan kerja dan tidak sesuainya kemampuan mereka dengan pekerjaan yang ada
-coba lihat disana para TKI yang disiksa demi segepok uang untuk keluarganya
-coba lihat disana saudara-saudara kita yang kena PHK
-coba lihat disana saudara-saudara kita yang kena kecelakaan kerja

5. syukur dengan kesendirian kita, kenapa musti meratap belum ketemu jodoh (ini nasihat khususnya buat zie sendiri)

-mari kita isi waktu kita dengan banyak beraktivitas positif seperti OR, menggali ilmu dan pengalaman hidup
-mari belajar bersabar
-mari belajar bersyukur akan nikmat-nikmat Allah SWT yang lain
-mari cari banyak sahabat barangkali salah satu diantara mereka adalah jodoh yang terbaik dari Allah SWT untuk kita
-mari selalu ceria biar ga cepet tua, repot kan kalau nanti saatnya ketemu jodoh muka kita lebih tua dari umur kita hehehe

6. syukur akan pendamping hidup

-coba bagaimana perasaan saudara kita yang belum juga Allah SWT pertemukan dengan jodohnya, sementara orang tua dan lingkungannya menuntutnya tetapi dia tidak tahu harus bagaimana
-coba bagaimana perasaan saudara kita yang dipaksa menikah dengan pendamping hidup yang bukan pilihannya
-syukuri bagaimana proses bertemu dengan pendamping hidupmu
-A menikah dengan B iri terhadap pernikahan C dengan D , padahal kalau misalnya ditukar A dengan C atau B dengan D juga belum tentu bahagia

7. syukur belum dikaruniai anak

-sudah siapkah Bunda mengandung dalam susah payah?
-sudah siapkah Ayahanda mendampingi Bunda dalam susah payahnya?
-sudah siapkah menyambut kehadirannya dengan suka cita, apapun nanti yang Allah SWT beri? -sudah siapkah mendidiknya menjadi anak sholeh sholehah
-sudah siapkah membiayai segala kebutuhannya
-sudah siapkah dimintai pertanggungjawaban diakhirat kelak?

8. syukur dengan anak-anak kita

-coba bagaimana perasaan saudara kita yang belum dikaruniai anak
-coba bagaimana perasaan saudara kita yang anaknya tidak sempurna
-coba bagaimana saudara kita yang harus banting tulang untuk membiayai anak-anaknya dengan himpitan ekonomi
-coba bagaimana saudara kita yang anak-anaknya terlalaikan karena kesibukan kerja
-coba bagaimana saudara kita yang harus bekerja jauh dari keluarga sehingga bertemu anak adalah sebuah harapan yang tertunda
-coba bagaimana jika anak pergi mendahului ayah bundanya, sementara ayah bundanya belum banyak meluangkan waktu untuk memberi kasih sayang
-coba bagaimana jika di sekolah anak sedih melihat temannya yang diantar jemput dan selalu didampingi ayah bundanya saat dia membutuhkannya

Ini hanya sepenggal pertanyaan yang sering tidak terjawab bahkan terabaikan karena keluh kesah kita ... semoga kita senantiasa menjadi hamba yang segera tersadar jika kita sudah mulai kufur nikmat dan lupa bersyukur akan setiap desah nafas, kedip mata, aliran oksigen dalam darah, aliran darah, dan begitu banyaknya nikmat Allah SWT. Mari kita selalu berpikir positif sejak saat kita membuka mata terbangun dari tidur kita "alhamdulillah Allah SWT masih memberikan kita waktu untuk melakukan yang terbaik.



Oiya alhamdulillah zie dapat award lagi nih dari Alghifari dan kak Erik makasih ya kakaku semoga semakin mempererat persaudaraan kita....award ini zie lanjutkan untuk:
1. kak Erik
2. mas Seno




4. mas Awal
9. Acex
11. my sista dibawah dan semua sahabat blogger yang setia berkunjung ke Rumahku ini

ada award cantik dari Mama Kayla dan Budhe , makasih mbaku sayang semoga mbaku sayang sekeluarga dalam Lindungan Rahmat-Nya, award ini zie persembahkan untuk untuk sahabat blogger diatas dan tentunya my sista my sista :
1. my sista Hellen
2. my sista Bunda Alghif
3. my sista Kowvie
4. my sista Witha
5. my sista Ernut
6. my sista Sekarlawu
7. my sista Bunda Rierie
8. my sista Mama Febrie
9. my sista Nurwita
10. my sista Phiena-Venus & my sista Bunda Aditya (nanti awardnya dibawa bareng2 ya Bun biar ga repot)
11. my sista Ummu Khalid (marhaban Ummu Khalid ... zie senang dapat kakak baru lagi nih)

dilanjut ke sahabat blogger lain ya untuk mengeratkan persahabatan kita

31 komentar:

Hellen mengatakan...

Alhhamdulillah diingatkan lagi...
Itulah kita manusia, yang sering terlena dengan kemanusiaan kita..

Mata kita tertutup dengan keserakahan dan keinginan daging sehingga gak mampu melihat nikmat Allah yang sungguh luar biasa...

Kita lupa, masih hidup aja suda merupakan anugerah yang tak ternilai.

Makasih Zie untuk pencerahannya.. Saya juga turut mengoreksi diri.
Semoga kita semua bisa menjadi umat yang tidak selalu berkeluh kesah namun senantiasa bersyukur. Amin

Hellen mengatakan...

Balik lagi nih sista...
Kayaknya ada yang ketinggalan...
Asyik mengingat pembelajaran dari Zie ampe lupa ada kebagian award juga...
Makasih ya sayang... Semoga persahabatan kita abadi...
I LUV U my sista...
(main peri-peri an lagi yuk) heehe

Ummu khalid mengatakan...

assalamu'alaykum
makasih dah invite di tempatku
moga silaturahmi ni dapat berlanjut dan lebih erat lagi
ma kasih atas award friendship nya
wassalamu'alaykum

Seno mengatakan...

Makasih awardnya Mba Zie. Membaca tulisan Mba Zie saya jadi teringat sama AA Gym. Selalu melihat semua kejadian dari sisi positif. Yang terjadi pasti yang terbaik.

Saya setuju bahwa mengeluh tidaklah menyelesaikan masalah. Berbuat pasti menghasilkan.

Mengenai jodoh, saya yakin Mba Zie pasti akan mendapatkan yang terbaik. Memang untuk mendapatkan yang terbaik harus melalui ujian. Kita tidak akan pernah naik kelas kalau kita tidak pernah menyelesaikan ujian.

Ini juga menandakan bahwa Mba sekarang berada pada posisi yang tinggi, sehingga kalau diibaratkan dengan pohon, semakin tinggi pohon ranting semakin kecil, semakin kencang angin yang menerpa.

Erik mengatakan...

ya zie, jika saat ada masalah kemudian cepat di isi dengan pikiran dan sikap yg postif, Insya Allah gak jadi berkeluh kesah ya

BTW makasih banget awardnya ya..KK terima

sahaja bermakna mengatakan...

Alhamdulillah, hanya dengan rasa syukur kita sebenarnya telah mampu lari dari segala permasalahan, dengan rasa syukur setidaknya menjauhkan hati dari perkara bathil dan suudzon kepada Tuhan,
Dari lingkaran hidup yang besar dan lama, mari pertahankan iman dengan selalu berkhusnudzon kepada Tuhan, maka insyaAllah bingkai syukur akan melindungi diri kita dari keluh kesah yang salah jalan. Amiin.

"Fakhrun Musriati" mengatakan...

Alhamdulillah... sungguh artikel yang berbobot makasih yach..dah menghidupkan nasihat menasehati dalam kebaikan dan nasehat menasehati dengan kesabaran...smoga kita termasuk golongan yang pandai bersyukur dan dijauhkan dari sifat keluh kesah...Amien...

Selamat atas Awardnya..

fauzan mengatakan...

emang kita harus mensyukuri semua nikmat yang dianugrahkan tuhan, kita berkeluh kesah karena memikirkan sedikit ujian yang diberikan tuhan dan melupakan ribuan nikmat yang masih kita nikmati

Jenny Oetomo mengatakan...

Memang dalam apapun situasinya yang harus dipegang adalah Syukur dan sabar, tks sahringnya semoga akan mempertebal iman kita, Salam


BTW: tks awardnya

Riema Ziezie mengatakan...

@Hellen : ok peri kecil asyik aj bercerita bertukar asa dgn putri
@Ummu Khalid : iya ummu zie jg seneng tambah kakak
@Seno : iya mas makasih, zie kan penggemar Aa Gym jd sedikit byk nyontek deh dr beliau
@Erik : makasih ya kak referensi positif thinkingnya
@salman : iya mas mari kt belajar bersyukur walau tdk mudah tp lbh susah klu kt ga bersyukur krn jd bt dll
@Budhe :makasih mbaku sayang zie mohon doanya agar tetap tegar
@Fauzan : iya itulah kt..yuk kt belajar bersabar

manusia biasa mengatakan...

sippppppp...........

ucapan syukur sewmua kita kembalikan kepada yang diatas......

thanks atas pencerahannya.....

ada 2 yang saya dapat dari rumah ini
1. selalu bersyukur akan yang kita dapat
2. dapat award ueyyyyyyyy.......

makasih ya mba.....

keep smile

Witha mengatakan...

Postingnya Top Abis deh :)

Kita adalah manusia yg terpilih, makanya kita ada di dunia ini. Hal ini bener2 hrs qt syukuri dgn menggunakan waktu qt yg sedikit di dunia ini dgn baik.

Ttg keinginan yg belum terpenuhi, segala sesuatu pasti ada waktunya. Allah tau waktu yg terbaik untuk kita.

Makasih buat awardnya ya mbak Zie.
Ku simpan dulu ya, maaf belum bs di posting en di pajang.

cumie mengatakan...

alhamdulillah dan semoga saya bisa lebih bersyukur lagi.

wah, awardnya langsung seabrek gitu.

Sekar Lawu mengatakan...

Thx ya Zie awardnya....
lemari pajang pesanan belum juga jadi...sementara disimpen dulu di kamarku, didekat ranjang....biar tiap saat bisa dipandang...

Trims banget

JOHAN love FITRIA mengatakan...

Salam juga dari bunda alghif. Thank atas "LEZATNYA HIDUP KARENA SEMPURNANYA SYUKUR". Saya tidak mengikuti secara langsung di TV tapi kebagian ilmu juga dari ZIE. Pembelajaran buat kami agar selalu tidak lupa untuk ikhlas dan mensyukuri segala kenikmatan dan kelezatan hidup yang diberikan Allah kepada kita. Thank's buat awardnya. Nanti saya ambil, tapi saat ini masih belum sempat karena banyak tugas sekolah yang harus aku kerjakan dan lembur dirumah menumpuk sekali. Thank. Salam dari alghifari dan mamanya.

Lyla mengatakan...

manusia kadang memang lupa untuk bersyukur makasih mbak udah mengingatku aku untuk selalu bersyukur

mencobahidup mengatakan...

Terima kasih sudah dingatkan.
Kadang manusia tak pernah ingat akan nikmat yang Allah berikan walupun itu bentuknya berupa cobaan.Wasalamualaikum

iam mengatakan...

manusia diciptakan memang berkeluh kesah dan sedikit sekali yang bersyukur. semoga kita semua termasuk yang sedikit itu ya, mbak. amiin..

Ancha_Cool mengatakan...

kata2 bijak kepada orang tua kita yg saya baca, betul2 membuat saya terharuh...
keren2...

adityakoe mengatakan...

Makasih ya mb buat awardnya. masih aku simpen dulu blm smpt dipajang.
Hiks hiks.....aku termasuk suka yg berkeluh kesah mb. Makasih juga ya udah diingetin

Nunik Achmad mengatakan...

harus sering2 baca postingan kayak gini nih...
terima kasih untuk diingatkan ya...

Zulfahri mengatakan...

Keluh kesah harus dihindarkan, berusaha tetap dikobarkan.

M Miftahul Arifin HS mengatakan...

From Metodekaya.com:
Ya.. saya setuju banged.. bagaimanapun kita, kita tetaplah manusia..
jangan sombong..angkuh.. dan serakah..
ingatlah..!! Fauqa kulli dzi ilmin aliiim..
makasih ya Zie.. this blog veri nice buat pencerahan hati kita..
Barakallah fiik.. amin..!!

M Miftahul Arifin HS mengatakan...

From Metodekaya.com:
ya.. saya setuju banged.. bagaimanapun kita, kita tetaplah manusia..
jangan sombong..angkuh.. dan serakah..
ingatlah..!! Fauqa kulli dzi ilmin aliiim..
makasih ya Zie.. this blog veri nice buat pencerahan hati kita..
Barakallah fiik.. amin..!!

Wirati Astiti mengatakan...

syukur pada Tuhan ats smeua karuniaNya

Jahid KLW mengatakan...

Dari Posting ini...emang seharusnya kita banyak syukurnya ketimbang ber keluh kesah...
Keluh Kesah itu tanda ketiadak puasan kita terhadap sang khaliq yang telah memberikan kepada kita segala apa yang ada di langit dan di bumi... dan itu jelas akan berbuah kufur kalau kita tidak hati hati bersikap...
Alhamdulillah bila kita tersadar atas kebesaran Allah...buahnya pastilah Pahala yang luar biasa kita petik kelak
Amin

Kayla & mama mengatakan...

Alhamdullilah sayang, memang manusiawi kok kalau kita suka ngeluh nda pa pa manusia tiada yg sempurna asal jangan sampai mengeluh yg kebablasan..dan Alhamdullilah kita selalu diingatkan untuk selalu bersyukur

brigaspad mengatakan...

Maaf ya baru bisa ambil awardnya,..makasih kak,...

Nyante Aza Lae mengatakan...

manusia terkadang alpa..dingatkan tuk mengingat dan tdk terjerembab dalam kealpaan...trims ba'

- s L i K e R s - mengatakan...

PR ini rasanya sudah saya kerjakan di blog saya deh mba, hehehe...


- s L i K e R s -

Diro mengatakan...

Assalamualaikum...
Mbakyu.. boleh dishare gak diFB Rojodirojo.. artikel Mengapa Aku Berkeluh Kesah?
Artikelnya bagus Mbak...
Salam kenal dari Rojodirojo

-

...