Jumat, 16 Mei 2008

New Spirit....

Bismillah, siang ini dijam istirahat kerjaku aku sempatkan menulis sambil menikmati makan siangku yang kubekel dari mess tadi. Karena memang sekarang ini aku lagi semangat-semangatnya belajar menulis ya menulis apa aja artikel, cerita temenku or curahan isi hatiku.

Yah walaupun aku masih penulis amatiran tapi ga ada salahnya aku terus mencoba, aku yakin dengan ketekunan semua hal yang Alloh ciptakan didunia ini bisa kita raih. Karena pada prinsipnya kan apa yang sekarang kita bisa dulunya kita ga bisa. Semua makhluk diciptakan dari tidak bisa apa-apa, dengan segala anugerah yang Alloh berikan berupa wujud dengan segala kelengkapannya, keluarga, lingkungan dan alam semesta akhirnya banyak hal yang bisa dilakukan.

Menurut aku menulis adalah sebuah talenta yang bisa karena biasa diasah dengan terus menulis dan diperkaya dengan terus membaca. Walaupun untuk saat ini dengan segala kekuranganku dari segi waktu dan fasilitas, yah sebisa mungkin kukerjakan dijam istirahat kerjaku atau setelah jam kerja aku ga pulang dulu yah maklum masih pake komputer kantor. Tapi aku punya target akan aku budgetkan sebagian penghasilanku untuk beli komputer sendiri supaya aku bisa menulis kapan saja dan dimana saja.

Lumayan juga karena ternyata semakin sering menulis jadi semakin ketagihan pengen nulis terus. Dan saat ini aku tidak mau melewatkan hasratku untuk menulis. Spirit menulis yang menggebu-gebu ini aku temukan kembali setelah hampir setahun menghilang karena hadirnya sahabat lamaku.

Hari itu di awal bulan Mei 2008 seingatku aku bertemu dengan sahabatku itu. Secara sengaja aku login friendsterku. aku buka di new massage, siapa nih pikirku saat lihat profilnya. Aku merasa sangat tidak asing dengan foto dan nama itu. Iya iya inget inget dia adalah adeku dikampus dulu. Begitu senangnya aku langsung aja buka-buka profilnya, ternyata luar biasa. Subhanalloh, waktu telah merubah segalanya dan yang membuat aku kagum adalah adeku sekarang sudah sangat jauh lebih baik. Alhamdulillah, Barokalloh ukhti berkali-kati kata itu kuucapkan walau hanya Alloh dan aku sendiri yang mendengarnya.

Semoga perjumpaan kita yang karena Kehendak Alloh semata ini akan terus terjalin dan makin kuat rajutannya dengan kasih sayang karena Alloh semata. Selalu beri daku spiritmu adeku.

Tidak ada komentar:

-

...